
Dalam kegiatan tersebut, adik-adik dirias dan dikenakan busana adat khas Sasak yang mencerminkan sosok Puteri Mandalika sebagai simbol keanggunan, ketulusan, dan pengorbanan. Proses juru hias dilakukan secara bertahap, mulai dari penataan rambut, tata rias wajah, hingga pemakaian aksesoris dan busana adat, dengan memperhatikan unsur estetika serta pakem budaya yang ada.
Selama kegiatan berlangsung, adik-adik terlihat antusias dan penuh semangat mengikuti arahan dari para juru rias dan pendamping. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi adik-adik untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, serta kebanggaan terhadap budaya daerah sendiri.
Camat Jonggat menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan juru hias Puteri Mandalika ini, diharapkan generasi muda Kecamatan Jonggat dapat menjadi duta budaya yang mampu menjaga, melestarikan, serta memperkenalkan kekayaan budaya Lombok kepada masyarakat luas.
Kantor Camat Jonggat berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan anak-anak dan generasi muda, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian adat, budaya, dan tradisi daerah sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Lombok Tengah.
Kecamatan Jonggat