
Jonggat, Rabu, 22 April 2026 — Camat Jonggat, Hj. Lale Anys Fajriani, AP., M.Si secara resmi membuka kegiatan EXPO KKN Terpadu Tahun 2026 yang mengangkat tema desiminasi olahan pangan berbahan lokal. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Camat Jonggat ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari para peserta maupun pengunjung.
Acara tersebut dihadiri oleh dosen pembimbing, delapan kepala desa se-Kecamatan Jonggat, kader Posyandu, perangkat kecamatan, mahasiswa peserta KKN, serta masyarakat umum yang turut memadati lokasi kegiatan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan potensi lokal.
Dalam sambutannya, Camat Jonggat menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para mahasiswa KKN Terpadu Tahun 2026 atas dedikasi dan inovasi yang telah ditunjukkan selama pelaksanaan kegiatan di desa-desa. Ia menekankan bahwa pemanfaatan bahan pangan lokal yang diolah menjadi produk bernilai ekonomi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian pangan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Lebih lanjut, beliau juga mengajak seluruh kepala desa dan kader Posyandu untuk terus mendukung upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pemanfaatan sumber daya lokal yang tersedia di masing-masing wilayah. Menurutnya, peran kader Posyandu tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat menjadi agen edukasi dalam mendorong pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi berbasis bahan lokal.
EXPO KKN Terpadu ini menampilkan berbagai hasil olahan pangan lokal seperti makanan ringan, minuman tradisional, serta produk inovatif lainnya yang dikemas secara menarik dan memiliki nilai jual. Produk-produk tersebut merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat desa, yang sebelumnya telah melalui proses pendampingan, pelatihan, hingga uji coba produksi.
Selain sebagai ajang pameran, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan berbagi pengetahuan bagi masyarakat mengenai cara pengolahan pangan yang higienis, bernilai gizi tinggi, serta memiliki potensi pasar. Para pengunjung juga diberikan kesempatan untuk mencicipi produk sekaligus berdialog langsung dengan mahasiswa mengenai proses pembuatan dan peluang pengembangannya.
Kegiatan EXPO ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai agenda seremonial, namun mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong tumbuhnya pelaku usaha berbasis pangan lokal. Pemerintah Kecamatan Jonggat pun berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan yang melibatkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang mandiri dan berkelanjutan.
Kecamatan Jonggat